Planetmiring’s Weblog

Mohon Maaf Jika Blog Ini Tidak Membuat Anda Tambah Pintar dan Bijaksana

Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘band’

Wartawan (Mendadak) Ngeband

Ditulis oleh planetmiring di/pada Agustus 6, 2008

Setelah melalui proses perekrutan seadanya, proyek band dadakan bertitel Warteg—singkatan dari Wartawan TeknoloGi–*maksa gak sih?*akhirnya jadi juga latihan.  Sesuai rapat singkat kemarin malam di sebuah foodcourt, dipilihlah jadwal dan tempat latihan malam ini di sebuah studio di bilangan Senopati. Ide awal pembentukan band ini sebenarnya datang dari Salma (Investor Daily)*gila lo, bu!* yang kebetulan in charge untuk acara Pesta Iptek yang akan digelar 9-10 Agustus nanti di Kantor Kementerian Ristek. Dia merasa belum komplit rasanya acara tersebut kalo teman-teman wartawan—khususnya di desk TI dan telko—tidak ikut berpartisipasi.

 

“Jangan mau kalah dong sama pakar-pakar TI,” ujarnya mengompori saya ketika menghadiri ultah Betty Alisjahbana di sebuah klub di Permata Hijau malam minggu kemarin. Pakar-pakar TI yang dimaksud Salma adalah Budi Rahardji Cs yang membentuk BandIT, alias band IT, yang udah lama wara-wiri di pentas komunitas TI maupun umum.

 

 

Dari bincang-bincang itu akhirnya disepakatilah personil yang bakal mengawaki band ini, yaitu : Yuni (Gadget), Oni (Portable), dan Dika (Newsponsel) untuk posisi vocal; Renggo (Neraca) drum; Achoy (Investor Daily) gitar, Andri (Biskom) bass, dan saya untuk pemantik kibor. Dari nama-namanya memang saya udah mengenal malah cukup akrab. Tapi, jujur saja saya sama sekali tidak tahu musik favorit masing-masing. Maka udah dipastikan aliran atau genre bukanlah hal yang penting dalam band dadakan ini. Dibutuhkan kompromi yang tinggi dalam pemilihan lagu dan juga konsep pentas yang bakal ‘dijual’ tentunya.

 

Saya memang sudah hampir 10 tahun mengawaki sebuah band indie untuk posisi kibordis. Tapi sepertinya malam tadi saya merasa baru ngeband. Maklum, lagu-lagu yang dibawakan tergolong Top 40 ‘serius’, seperti I Will Survive (Cake);There She Goes (Sixpences Non The Richter); Irish (Go Go Dolls), sedangkan saya kebanyakan membawakan lagu rekaan sendiri. Kalaupun bawakan lagu orang, ya paling juga band-band indie yang minimalis. Bisa ditebak, saya tadi kebanyakan cuma ‘meraba-raba’ tuts kibor saja hehehe.

 

Sayangnya, tadi Yuni gak datang. Katanya sih ada rapat redaksi dadakan. Duh, padahal saya pengen banget lihat dia nyanyi, soalnya isu yang bilang dia “Ratu Karaoke”  cukup santer terdengar di kalangan wartawan. Salma gak bisa nyanyi sih, jadi dia lebih semangat manajerin kita-kita aja. Sementara Afrin yang ikutan Renggo Cuma bisa nonton aja*goyang dong, neng hehehe..*

 

Kondisi sound-system yang gak mumpuni, tentu mengacaukan mood. Beginilah kondisi latihan tadi malam. Akhirnya kita sepakat latihan ulang hari kamis di studio lain. Jam tetap disesuaikan dengan waktu kerja. Apalagi beberapa teman juga udah digeret deadline. Termasuk saya yang tidak bisa datang nanti karena besok harus liputan ke Batam. Mudah-mudahan proyek spontanitas ini bisa lancar. Sekarang udah hampir jam 3 pagi, saya langsung tidur deh. Soalnya besok pagi kejar pesawat. Mudah-mudahan Warteg sukses di pentas. Doakan aja…

 

 

Ditulis dalam NgaLoR-NgiDoeL | Bertanda: , , , | 2 Komentar »

Catatan Dari Molenvliet Mengudara di Radio OZ Fm Jakarta

Ditulis oleh planetmiring di/pada Juli 26, 2008

Tegang, grogi, dan penuh tawa. Itulah sepertinya yang saya rasakan ketika Molenvliet mengudara untuk interview dan live performance di Radio OZ 90,8 Fm Jakarta (kabarnya sih juga disiarkan di Radio OZ Fm Bandang Lampung) pada Kamis (24/7) jam 10 malam lalu. Maklum, sebagai band indie kecil, kami memang jarang mendapatkan kesempatan tampil live seperti ini—terakhir, kami melakukannya atas undangan radio MTV on Sky*sekarang Trax FM* pada Februari 2005 dengan format mengudara yang tidak berbeda—sehingga kekonyolan dan salah ngomong kerap terjadi hampir di sepanjang durasi. Untungnya, acara ‘Substereo’ yang dipadu Sogi Extravaganza Cs berlangsung damai dan sejahtera heheh…

 

Selama hampir lebih satu jam mengudara kami banyak cerita-cerita tentang asal mula Molenvliet berdiri*sumpah deh yang ini rada2 ngaco karena grogi* hingga kegiatan kami disamping ngeband. Perbincangan semakin ‘memanas’ ketika Ary (vocal) profilnya diintip para host; selain mahir menulis cerita porno tak disangka Ary memiliki karakter vocal yang unik, mau gak mau dia dicecar tentang ‘kemahirannya’ tersebut. Setelah itu suasana interview pun berlangsung akrab dan fun. Malah, Sogi sempat memuji interview ini paling rame dibandingkan edisi sebelumnya.

 

Di samping interview, kami juga diberikan kesempatan untuk tampil live membawakan lagu sendiri; revolution dan when she calls, serta cover lagu salah satu band influence kami Pulp-Master of Universe sesuai permintaan pihak radio. Untuk air-play, lagu yang diputar adalah lagu2 dari album kedua kami “Ladies and Fellows”, yakni Simulation of Fire, Perfect Murder, dan Lucifer.

 

Pada blog ini, saya mewakili Molenvliet, ingin mengucapkan terima kasih kepada Radio OZ Jakarta yang telah memberikan kesempatan baik ini kepada kami. Kemudian, bagi para pendengar, kami juga ingin meminta maaf kalo ada ucapan kami yang tidak mengenakkan. Semoga sesi ini memantapkan kami untuk melangkah berikutinya. Tidak lupa juga, terima kasih buat Molenfriends yang udah menyempatkan datang. Thx ya Aqiel, Dyan, Denisa, Yando, Rudi, Bayu, dan juga pasukan Aji…

Berhubung foto masih ada di kamera teman2 yg lain, foto TKP pada blog ini jadi kurang lengkap rasanya..tapi gak apa2 deh yang penting tampil hehehe…

Ditulis dalam NgaLoR-NgiDoeL | Bertanda: , , , , , | 4 Komentar »