Planetmiring’s Weblog

Mohon Maaf Jika Blog Ini Tidak Membuat Anda Tambah Pintar dan Bijaksana

Arsip untuk Oktober, 2008

P2, Teror Berdarah Di Gedung Parkir

Ditulis oleh planetmiring di/pada Oktober 27, 2008

LOL

her boobs so entertaining :LOL

 Membangun ketegangan dalam sebuah film gak perlu dalam bentuk setting yang rumit dan bombastis. Salah satu contohnya di film ini. Mengambil setting sebuah lahan parkir di dalam gedung perkantoran sungguhan di Toronto, Kanada, P2 benar2 sebuah thriller yg mampu membangun ketegangan.

Di samping setting yg tidak membutuhkan riset besar2an, tema film ini tergolong sederhana yakni tentang seorang wanita karir Angela (Rachel Nichols) yang terperangkap di dalam gedung parkir kantornya sendiri ketika pulang lembur di malam natal. Perangkap ini dirancang oleh Thomas (Wes Bentley), seorang sekuriti kesepian yg memiliki kecenderungan psikopat. Thomas rupanya sudah lama memendam obsesi terhadap Angela (either her boobs! :-P ). Lewat CCTV yg dibawah pengawasannya, Thomas setiap waktu memantau keseharian Angela. Termasuk di bagian ketika perempuan berdada montok ini (percaya deh) mengalami pelecehan seksual oleh Mr Harper (Simon Renold), atasannya.
Dari sini pula, Thomas berinisiatif membalas perlakuan Harper dengan menabraknya dengan mobil dalam posisi terikat hingga ke tembok. Bisa ditebak, Harper mati dengan kondisi tubuh hancur. Sementara di bawah teror Thomas, Angela dipaksa menyaksikan adegan sadis ini.
Sebenarnya, film P2 cukup menarik, baik dari alur maupun penggarapan sinematografi. Tak perlu hitung2an matematis, penonton pun bakal tahu berapa modal yg dikeluarkan dari produksi film ini. Sayangnya, sang sutradara kurang menggali latar belakang kondisi kejiwaan Thomas, disamping akting Bentley yg kurang greget. Sehingga alasan kecenderungan psikopat Thomas yg kesepian sepertinya kurang kuat dalam membangun sisi kelamnya. Termasuk obsesinya terhadap Angela pun kurang tergarap.
Namun, bagi penggemar film thriller psikopat seperti Red Eye, Black Christmas, sama American Psycho, sepertinya film ini wajib ditonton. Adegan kejar-mengejarnya cukup membuat tensi meninggi. Jangan lupa, bersiap2 terpana dengan body seksi Angela :-P
*di forum2 film justru boops Rachel Nichols jadi pembicaraan…wooow

Ditulis dalam RevieW | Bertanda: , , , , , , , , | Leave a Comment »

Imam Mesjid Salman ‘Galak’ Terhadap Makmumnya

Ditulis oleh planetmiring di/pada Oktober 24, 2008

Sebenarnya sudah hampir lebih dari sepuluh kali saya ‘numpang’ sholat di Masjid Salman, Kampus ITB, Bandung. Ya, setiap ada even kampus ITB yang saya hadiri, hampir tidak pernah saya lewatkan waktu sholat di mesjid yang tampak asri ini. Sayangnya, setiap sholat disana saya tidak pernah melakukannya secara berjamaah, kecuali ketika sholat jumat beberapa waktu lalu. Itupun hanya kebagian di shaft paling belakang dan berada di luar mesjid karena telat.

Apesnya, telat menjalankan sholat juga saya alami hari ini, ketika kebetulan berkunjung ke ITB setelah bertemu salah seorang kenalan atasan saya untuk membicarakan sebuah proyek website. Ketika ingin melakukan sholat dzuhur ternyata di rakaat ke-2, adzan azhar malah berkumandang. Nyesal dan malu sudah tentu membayangi saya di rakaat ke-3 dan seterusnya. Namun, setidaknya ada hikmah dari kelalaian saya ini, yakni kebagian sholat berjamaah dan berada di shaft paling depan.

Nah, ada sesuatu yang mengejutkan saya setelah khomad berkumandang. Ternyata lelaki tua yang menjadi imam di mesjid ini sangat ‘galak’ sekali. Jika di mesjid kebanyakan imam hanya menghimbau makmumnya untuk merapikan shaft-nya sebagai syarat sah sholat berjamaah, imam di mesjid Salman justru berbeda. Selain menghimbau, secara ‘keras’ beliau juga menyuruh shaft di belakang untuk maratakan barisannya dengna yang di depan. Begitu pun yang di depan, harus merapat dan posisi kakinya sejajar dengan jamaah lainnya. Instruksi ini setidaknya memakan waktu lebih dari lima menit. Apalagi, secara tegas, beliau juga memerintahkan jamaah untuk mematikan handphone.

Duh, jujur saja ya. Saya sangat salut sekali dengan beliau yang ternyata sangat memperhatikan makmumnya. Sungguh ini sebuah pengalaman baru yang saya dapati ketika sholat di mesjid, sekalipun mesjid di lingkungan rumah saya. Memang terkadang makmum suka tidak menghiraukan intruksi imamnya, saya mungkin termasuk salah satunya, yakni terkadang malas mengisi shaft yang kosong ketika sudah merasa cukup nyaman di posisi belakang. Tapi, jika melihat aksi imam setegas ini, jangankan saya, mungkin orang lain pun akan merasa malu jika ditegur karena shaftnya tidak tertib. Sebuah sikap yang patut ditiru jika ingin ada yang menjadi imam sholat.

Ditulis dalam PaNdaNgan MaTa & RasA | Bertanda: , , , , , | 4 Komentar »

Tiada Lagi Siaran Astro Di Rumah

Ditulis oleh planetmiring di/pada Oktober 21, 2008

“Chan, Astro udah gak siaran lagi ya?” begitu SMS salah satu teman saya tadi sore. Sesama pelanggan Astro, memang kadang-kadang saya SMS-an sama dia tentang Astro, mulai dari program-programnya, sampai cewek-cewek cantik yang muncul di salah satu programnya. Kebetulan, dia berlangganan Astro juga atas rekomendasi saya. Jadi, membaca SMS yang dikirim tersebut, selain membuat dahi saya berkenyit kebingungan juga menduga-duga: apa mungkin?

Begitu sampai di rumah, langsung aja saya switch siaran TV lokal ke Astro. Ternyata benar, di layar TV tertampil tulisan notifikasi yang kira-kira berisi: Mohon maap kepada seluruh pelanggan Astro, Anda tidak dapat menikmati siaran kami hingga pemberitahuan selanjutnya. Untuk pelanggan yang sudah melakukan pembayaran di muka, akan dihubungi untuk proses refund.

Notifikasi tadi tentu saja bernuansa ambigu.: apakah siaran Astro akan terhenti selamanya atau sementara saja? Akhirnya begitu saya coba mengunjungi situs Astro di www.astro.co.id, ternyata langsung dialihkan ke situs PT. Direct Vision, selaku operator Astro. Pada halaman muka situs itu tertulis informasi yang hampir sama dengan notifikasi yang ada di layar TV.

Lemas. Itulah ritmik tubuh saya merespon apa yang saya baca dari notifikasi tersebut. Bukan karena saya terlanjut membayar iuran untuk bulan ini, tetapi sedih juga rasanya membayangkan hari-hari saya tanpa siaran Astro. Harus saya akui, terlepas dari sekelumit permasalah PT. Direct Vision dengan negara ini, siaran Astro menurut saya lebih baik dibandingkan operator TV berlangganan lainnya, baik dari program, kualitas gambar, penagihan, hingga pelayanan customer service-nya yang sangat responsif. Kalaupun ada gangguan, biasanya siaran Astro sedikit terganggu kalau cuaca buruk. Saya sih cukup maklum saja, karena berdasarkan informasi yang saya tahu dari beberapa pengamat frekuensi, satelit KU-Band yang menjadi perantasa pengiriman sinyal Astro memang tidak tahan terhadap cuaca buruk. Tetapi untuk kualitas gambar sangat baik dibandingkan satelit CU-Band yang dipakai operator TV berlangganan lainnya, karena pengiriman byte-rate-nya lebih banyak. Inilah yang menyebabkan saya bertahan sebagai pelanggan Astro sejak dua tahun lalu.

Selain tidak dapat menikmati siaran Astro–meskipun rata-rata nonton TV saya per hari tidak lebih dari 3 jam–masalah lain yang cukup saya sayangkan adalah keberlangsungan karyawan PT Direct Vision itu sendiri dan para reseller Astro. Kebayang dibenak saya adalah PHK besar-besaran efek dari penghentian siaran. Waduh, mudah-mudahan kekhawatiran saya ini tidak terbukti. Kalaupun Astro tidak dapat siaran lagi, sepertinya saya mesti siap-siap cari provider TV berlangganan lain. Tentunya saya kumpulkan dulu rekomendasi dari sana-sini. Mungkin ada yang mau rekomendasikan saya?

*Bye-Bye Astro….

Ditulis dalam NgaLoR-NgiDoeL | Bertanda: , , , , | 8 Komentar »

Gara-gara Kaskus, Jadi Lupa Nge-blog ( I’m Back!)

Ditulis oleh planetmiring di/pada Oktober 21, 2008

Ya ampun, gak terasa udah satu bulan lebih saya tidak mengunjungi (login) di blog saya ini. Posting terakhir saya adalah di hari pertama puasa dan sekarang udah hampir di ujung bulan Syawal. Sebenarnya begitu saya melongok halaman ini, hampir tidak ada ide menulis.

Entah karena sudah naluri penulisan saya yang mulai redup akibat terjangan rutinitas menulis berita dan proyek buku yang kian menumpuk atau karena memang saya udah mulai malas nge-blog, yang jelas saya mulai merasa patah semangat buat posting tulisan lagi. Hingga saatnya, ketika saya YM-an dengan Bambang, barulah saya merasa tersentil untuk ngeblog lagi. “Chan, kok blogmu udah gak di-update lagi?,” gitu kiranya ujar dia.

Entah kenapa, saya kok rasanya seperti tersentil oleh pertanyaan dia. Jujur aja, selain tersentil, saya juga senang aja, ternyata ada juga yang perhatikan blog saya yang urakan ini. Dia memang blogger sejati *jangan nyengir lo, beng hehehe…*

Jujur saja, tidak ada suatu kuasa apapun yang membuat saya malas ngeblog, hingga akhirnya saya mulai sedikit nyandu sama Kaskus. Yap, forum online terbesar di Indonesia ini memang benar-benar membuat saya nyaman. Cukup ngintip di satu situs, saya bisa mendapatkan berbagai macam informasi. Memang sih mungkin dari thread-thread yang ada kebanyakan infonya hoax, tapi dari tiap forum yang tersedia, benar-benar bisa membuat saya lupa daratan. Terutama untuk forum yang memberikan beberapa link untuk filesharing mp3, DVD, sampai e-book. Saya sampai gak nyangka bisa menemukan link untuk film-film horror yang gak mungkin saya bisa dapatkan di emperan glodok. Dengan nyandu Kaskus, otomatis aktivitas browsing saya berubah. Dari yang setiap pagi selalu ngintip Detik, sekarang saya malah prioritaskan buka Kaskus dan gak lupa meninggalkan komentar di setiap thread.

Sebenarnya saya sudah cukup lama kenal situs ini. Kira-kira sekitar empat tahun lalu. Saya ingat betul, thread pertama yang saya baca ketika itu adalah tentang embrio bayi yang digugurkan untuk disantap sebagai sup di salah satu restoran di China. Sayangnya, karena saat itu situs ini lekat dengan informasi dan penyebaran video porno, saya jadi malas berkunjung lagi. Apalagi image Kaskus sempat buruk di tempat saya bekerja. Jadi kalau pun pengen berkunjung paling tengok kanan-kiri hehehe….

Hingga saatnya pas UU ITE diberlakukan, pengelola Kaskus berkomitmen menghapus forum-forum berbau esek-esek, barulah saya mulai nyaman buka situs ini. Disusul saya mulai bergabung sebagai member. Tapi lama-lama kok sepertinya saya mulai merindukan ‘anak’ saya ini ya? Makanya saya mulai ngeblog lagi. Mudah-mudahan saya gak bosan-bosan posting curhatan yang gak penting, sekalipun hit saya masih jongkok dan tiada melimpah komentar. Hidup blog!!!

Ditulis dalam NgaLoR-NgiDoeL | Bertanda: , , , , | Leave a Comment »